Sang Maha cinta
Yg lelah berkata
Cinta nya tak perlu balasan
Sebuah perasaan tak mampu
Yang berpeluk makian
Ditujukan untuk diri sendiri
Yang mundur terlebih dulu
Susah payah dicari kebahagiaan
Ternyata sembunyi dalam diam
Kita yang semakin merengkuh
Semakin hilang satu sama lain
Bernafas atas nama kepalsuan
Yg menghindar menjadi suatu tela'ah
Kebiasaan harus dilalui
Mempertahankan untuk melepaskan
Cintaku membuatkanmu luka
Menusuk akal pikiran
Terus saja mondar mandir
Dalam kekosongan yg selalu ramai
Maaf itu hanya kata, tak lebih
Segera aku menghilang
Dalam luasnya cintamu
Yang selalu membuat orang tenggelam
Sungguh kita perlu tertawa
Seka lah air pelupukmu
Aku tak tahan
Melihat kebodohan yg kupelihara
Kamu akan selalu aman
Di ucapan doa seorang pria
Yg tak pernah berusaha
Untuk mengukir huruf u di wajahmu
Ini lah aku
Seorang pria serba biasa
Yang mencintaimu
Dengan luar biasa nya
-Pria di Persimpangan, 2015