Monday, September 18, 2017

0216

begini... nyatanya sorot matamu telah membolak balik hidupku
kelancanganku di setiap pertemuan membuat mulutmu selalu terkatup

katamu aku manusia paling menyedihkan di muka bumi ini
padahal bumi ini tak lain adalah lambang dari kesedihan-kesedihan itu

masih kah kau memperjuangkan hak-hak yang setiap orang lain berhak
menanggung kewajiban yang hanya ingkar lalu menjadi beban-beban

sekali lagi, aku ingin mendengarmu berbicara. mengenai perempuan-perempuan desa yg tak kau tau namanya
tidak berdua, seperti biasanya. tetapi di hadapan awam yg pandai berbahasa

hanya ini caraku menggapai dirimu yang selalu mencetus berbagai gerakan
berjanjilah kepadaku untuk tetap bersuara, meski dilawan ketidakbenaran

Audiensi, 2017

Saturday, September 2, 2017

0737

melupakan kamu membutuhkan waktu, melupakan kenyataan membutuhkan aku
...
hanya lah kemungkinan yang selama ini memperpanjang batas-batasnya yang telah usai

menjadikan mu satu dengan kenyataan ternyata lebih dari cukup memenjarakanku dalam sebuah dilema

hingga kau ceritakan kembali padaku kisah-kisah tentang sepasang yang pergi meninggalkan kalimat tanya

"sudahkah kau melepaskan aku hari ini"

harapan paling lancang ketika kupikir semuanya salah, semoga berakhir tidak bahagia

bahkan untuk menerima yang sebaliknya, dibutuhkan aku untuk melawan aku

namun waktu akan tetap hidup. sadar ada yang harus ditinggalkan demi suatu keberlangsungan

aku izin meninggalkan diri, semoga kenyataan dapat menempati tempatnya dengan bijaksana

kelak, jika aku sudah tidak ada. ingatlah aku sebagai sesuatu yang kalah dan se ikhlas-ikhlas nya dalam urusan melupakan

Aku dan Kemungkinan lain nya, 2017

Thursday, August 24, 2017

1416

kita pernah berdiri di titik yg sama
bias bias di hati yang mengaku kalah
kutinggalkan matamu di malam semu
berdalih ayah ibu datang menjemputku

mengenai malam tadi aku tetap sama
bekhayal tentang suatu ketidakhadiran
mengantar langkah yg tidak semestinya
bahwa mengiramu tujuan, aku salah

Aku Salah, 2017

Sunday, July 23, 2017

0514

Did we deserve to be loved?

I believe there's come a time when we stop loving someone, we just know it by everything that happen around us. How their name doesnt make us nervous again or how we simply dont get so excited about their existence. Who cares if the feeling has its ending? Or it just temporarily stop by? We loved them once. Not for today nor tomorrow. 

Did you even remember how you treat them so lovely, you wouldnt trade it for the world? The way you call them by their nickname and pick them up to your favorite local dine, choosing the same menu every month. Did you remember? 

They were meant anything to you, you stick on every situation and put up with them through ups and downs. You said that everythings gonna be alright, you love them no matter what, you both against the world, and you promise them an eternal future life. Did you say so?

How they touch your skin and give you a little goosebumps, holding their fragile hands and looking through their beautiful eyes. They even put their head around your chest, hear your nervous heartbeat and in a second you feel like you have to be their safest home. Did you ever feel that, too?

Tragically, it ends. It was no longer there. Your mind has already settling on someone else's life. 

We accept the love we think we deserve

And if you finally met another person you deeply falling in love with, did you treat them any less than you did before? Or more than ever?

How does it feel? 

To do the exactly same thing to a whole different person?

Questioning the Question Itself, 2017

Saturday, July 8, 2017

1946

keinginan untuk menulis dengan indah
tentang pasang yang sekedar firasat
atau mendung yang gagal menjadi hujan

kata-kata itu menunggu di puisikan
dibalik suram suryakanta seseorang
yang kemarin pulang dengan muram

yakin malam nanti lakuna akan datang
mengosongkan semua penuhku
dengan mengecup setiap peluhmu

Sebulan Sideris, 2017

Sunday, June 18, 2017

0929

di masa kini aku melihat diriku terkubur reruntuhan masa lalu di kepala seseorang yang selalu ingin marah

betapa banyak amarah yang berkobar untuk menyulut kobaran lain yang jauh lebih besar

bersemayam di segala yang aku sebut sebagai antara, perantara yang singgah dan pernah singgah

pertanyaan yang kian nyata seperti memelihara anak kecil di sudut jiwa yang aku anggap paling dewasa

adakah ketersediaan ku untuk kembali padanya kesekian kali lalu melepaskan mata mu yang mampu menyanyat nurani 

Interpolasi, 2017

Saturday, June 17, 2017

0233

Eunoia I
Pagi ini kamu hanya dingin
Memeluk embunku yang lelap
Aku senyap, meringkuk dalam gelap

Eunoia II
Aku siap untuk sebuah senandika
Ketaksaan yang hinggap di kepala
Tentang kamu, serupa panasea

Eunoia III
Bukan eunoia,
Hanya semenjana.

Hanya dan Semenjana, 2017

Saturday, May 27, 2017

0409

dalam berbagai kesempatan, ada banyak hal di dunia ini yang tidak bisa kembali kita rasakan

seperti makanan warung di kota asing yang tak pernah kau ingat alamatnya

perbincangan orang-orang menyenangkan di dalam angkot di suatu perjalanan

bahkan buku-buku yang hanya sekilas dibaca di rak yang paling enggan untuk dijamah

sekalinya ia makanan warung, perbincangan dan buku-buku itu. ia sesuatu yang tak akan pernah terulang

membuktikan bahwa segala yg sudah pernah dilalui, rentan dilupakan

ia bisa jadi pencipta kebosanan, pecinta kesunyian, rentan tergantikan

berlalu bukan berarti tak mampu, tapi ia, yang belum cukup kuat menjadi sebab bagi pulangmu

ia yang belum pantas menjadi segala yang bagimu sudah jelas

Ia, Judul Puisi Ini, 2017

Thursday, May 25, 2017

0328

jiwa kanak-kanak beserta masanya akan selalu tumbuh dalam ruang yang kau anggap paling dewasa, begitu juga beberapa pemikiranmu yang katamu sudah sangat matang, malah lupa belum kau rajang dan kau rebus. apakabar doa-doa yang katanya selalu kau panjatkan ketika kau bersyukur dan di detik bersamaan kau juga mengeluh tentang bagaimana kehidupan tidak memberimu sedikit keadilan. atau keegoisan serta keras kepala yang hanya kedok ketika kau memilih untuk mengubah panutan serta prinsip mu sendiri setiap harinya. kebahagiaanmu tidak memiliki ukuran, baik, sudah bagus, tapi semua masih diukur dengan satu sudut pandang. istirahat sejenak setelah memenangkan sesuatu, artinya tau diri. tetap berambisi setelah memenangkan sesuatu, artinya tidak tau diri. genggamanmu kuat, mengenggam sesuatu yang sudah pasti tidak ada. keputusasaan yang putus asa dianggap sebagai ketidakberhasilan, serta keberhasilan yang tidak pernah berhasil menggapai dirinya sendiri. mereka lelah, ingin diistirahatkan, di dalam jiwa yang mengaku sebagai tempat paling sepi di dunia ini, padahal ia sedang sibuk-sibuknya berkelana mencari jati diri

Tawanan Diri Sendiri, 2017

Saturday, May 6, 2017

0130

pada telinga yang tersumbat oleh pria-pria pecinta puisi, mereka basi penuh ilusi

pada lalu lalang kendaraan bulan agustus, bulan sabit, bulan leo, bulan bukan kekasih

pada matahari pukul 9 pagi dan buku-buku circa 1950 diatas mobil dengan kecepatan paling lambat

pada sepasang tangan yang ada di dagu, pabrik dimana senyum paling manis diproduksi

pada kemeja merah jambu dan rambut sebahu, tidak tahu malu

pada menteri propaganda dan seorang analisis reformasi

pada kita yang sedang mendiskusikan kita yang tak akan pernah menjadi kita

—Pada Kita, 2017

Friday, May 5, 2017

0120

(1)
kepada waktu yg mengajarkan
apa itu jarak dan pengalaman
aku mengaku kalah telak
atas apa-apa yg kamu ketahui
dan apa-apa yg belum aku ketahui
kamu yang telah mengubahnya
menjadi sekarang dan segalanya
aku yang hanya melihatnya
sebagai segalanya dan sekarang

(2)
kepada beberapa batas
aku mengenal detik ku
sebagai satuan terkecil
yang pernah kau temukan
dan selalu kau lewatkan
meski begitu, tetap saja
tiap satu detik berpapasan
bertambah satu lagi
menit-menit berkesempatan

Kepada Sepasang Waktu, 2017

Sunday, April 23, 2017

1751

aku percaya
ada sekian banyak perpisahan
yg berdoa untuk dipertemukan
baik di ruang tunggu penumpang
maupun di balik sujud seseorang
jikalau tangisnya pecah ketika berlari
itu berarti yg lain telah sampai disini

—Penangkap Hujan di Matamu, 2017

1730

aku percaya
ada beberapa manusia 
yg mahir dalam bersulap
mereka menciptakan apa
yg tak mampu dikatakan
pada suatu malam,
aku menyaksikannya 
terjatuh di garis semesta
menciptakan perasaan
yg hingga sekarang
belum sempat aku namakan
bagiku ini suatu hal yg baru
bahkan lebih hebat dari rindu

Penumpang dari Bulan, 2017

1709

aku percaya 
ada cerita yg enggan—
menuliskan dirinya sendiri
demi menolak ditakdirkan
sayangnya disaat bersamaan
kehidupan datang sebagai hidup 
yg tidak pernah kita harapkan
tidak pernah bekerja seperti itu
selalu dan tetap sebaliknya

Diktator Semesta, 2017

Tuesday, April 18, 2017

0222

sudah siap? 

baik, ini tempat untuk kembali pulang
ke pelukan yang lebih hangat
daripada kopi yg menyentuh penat
lalu tatapan mata paling damai
kala aktivitas di kepala tak kunjung usai

se sederhana itu, aku pulang

—Pertamaku Bersamamu, 2017

Sunday, April 16, 2017

0258

ia melihat orang menyapu sisa-sisa cerita tadi malam
membersihkan apa yg menurutnya kotor
serta mengotori apa saja yg masih bersih
terpantul lanskap terburuk dalam suatu babak hidup
tentang bagaimana pemantik membakar sampah-sampah di pikiran
padahal baginya terbakar adalah satu-satunya jalan untuk melarikan diri
namun nyatanya ia hanya menemukan kobaran lain yg jauh lebih besar

pagi pagi sekali ia pergi, membawa beban yg menurutnya membebani
tak peduli susah payah ia melangkah tanpa kendali
tiap yg ia temui hanya akan menyapa ingatan dan kemustahilan
singkat kata sapaan itu ia balas dengan tatapan mata yg nanar
karena cara terbaik untuk bertahan adalah berusaha menjadi delusional
banyak hal-hal yg dapat mengalihkan segala yang tidak terpikirkan
jika sekarang hal itu ada dan nyata maka bisa jadi itu berupa sebuah senyuman

—Belantara, 2017

Sunday, April 9, 2017

0532

/1/
pada Senin pagi
ku puisikan kamu
dalam bait-bait
berisi bualan basi
seperti janji mu
yang serupa ilusi

/2/
pada Senin sore
puisiku memilih mati
diatas narasi
ketimbang harus hidup
dalam imajinasi

Bersama, Kita Fiksi, 2017

0416

hari ini,
pada saat itu,
api membakar segala gelisah
matamu yg terbingkai kaca
berkaca mata atau berkaca kaca
rasa bersalah mu tertahan,
menyebut namaku kau enggan

apa yang kau pikirkan
ketika aku melintas sendirian
apa yang melintas di pikiran
ketika kau sendirian

Berdua Sendirian, 2017

Thursday, April 6, 2017

2117

kata-kata apa yang paling sore,
selain senja dan rindu
...
kamu dan ketidakmampuanku memilikimu

Soirée, 2017

Monday, April 3, 2017

0105

ketika bayangan mulai memanjang
ia memilih berlari bersama hangat ruang
meleburkan diri bersama senyum tadi
susah payah reinkarnasi setengah mati
ia bungkam menatap kebisuan
lagi lagi puisi jadi persinggahan
apa apa yang pernah dialami sekali
ia amini untuk tak pernah terjadi lagi
meski sempat dan selalu berpeluang
ia hanya diam di tempat berulang-ulang

—Inquiēt, 2017



Monday, March 20, 2017

1724

apa kabar cita-cita mu, sore ini?
apakah ia akan tenggelam seperti jingga yg ditelan hitam?
apa kau tidak bertanya kabarku esok pagi?
apakah ia masih ada untuk menghangatkan ruanganmu? 

semua yang belum kau tegaskan masih menjadi tanya paling misteri di hidupku. juga singgahmu yang kadang dan hanya sementara. 

aku melepasmu, laksana burung yang sayap2 nya patah. 
kesembuhan dan kejayaanmu yang paling aku aminkan. 
bukan kehadiran atau aku rindu kamu yang biasanya kau ucapkan.

Keterbatasan Adamu, 2017

Monday, March 13, 2017

0918

one day I catch a trap from my mom
but ending up trippin in your room
I saw you framing a stranger's smile
then, collect all the fallen eyelashes

"And for what, may I ask?"

he replied with a question

"Do you ever questioning your own question?" 

"Did you ever feel something so deep, it kills ?"
"Did you ever miss someone so hard, it bleeds ?"
 
perhaps, but—
love, let me answer your question,
you just simply dont understand
decided between 
what to feel or who to miss

Full of Emptiness, 2017

Saturday, March 11, 2017

0210

kemari, dan mari melupakan 
waktu yang lalu telah berlalu
ada peran yang tetap dipertahankan
tentang siapa yang lebih tegar
ketika dihajar hujan habis-habisan
surabaya atau pundakmu ?

meski kehadiranmu kupersilahkan
kau tetap jatuh bersimpuh rindu
terlelap lelah kemudian menyerah
mengisyaratkan permohonan ampun
ku putuskan menyisakan kepergianku
jawaban mutlak atas kekalahanmu

Noveau Depārt, 2017

Monday, March 6, 2017

0203

silahkan sengaja memudar perlahan
karena aku tidak sengaja melupakan

kepada setiap perasaan yg tak dapat dimaafkan
serta kesempatan yg tak sempat diperjuangkan

Aku mengabaikan dan itu menyenangkan, 2017


0115

malam ini aku merenungi
sabda seorang ayah yg luar biasa
katanya, aku harus mendengar adzan
yang dilantunkan pada shubuh tadi
atau mengucap amin di deret makmum

ini. mengapa
setiap aku bangun di petangku
aku tak pernah siap dan yakin
atau nama mu yg tak mampir
di balik kedua telapak tanganku

ternyata ayah tak mengizinkan,
setidaknya.
bertambah satu lagi alasan
untuk sekedar menguatkanku
atau, lalu diam-diam melepasmu

pertanyaan ini terus aku ulang,
bagaimana bisa aku yakin
terhadap seseorang—
yg tak memiliki keyakinan?
bagaimana bisa?

Nasihat Ayah, 2017

Monday, February 27, 2017

1738

pagi itu aku bermimpi jauh dan dalam
dibalik kabut dan segala yg sementara
kujumpai raga yg pernah aku cinta
dibalik dermaga kedatangan masa silam
aku ingin mengucap dan mengecup
tapi aku hanya seorang bisu dan lumpuh
tanganku keram, sedang kapalmu karam
apa yg terombang-ambing?
dan dari sentuhan atau perasaan?
jangkar menenggelamkan dirinya sendiri
mematung di kedalaman yg paling biru
tiba-tiba aku mampu berlari, kuat sekali
tapi hanya ada hamparan dek kayu tua
kemudi yg kosong dan layar yg bolong
Hahahahaha
nyatanya aku sedang merebut kapalmu
dan aku akan selalu melewatkanmu

Bunga Tidur, 2017

Tuesday, February 14, 2017

0627

highkey,
everything were always just like this
a saint birds forget how to sing in church
a faded leaves happily fly to the roof
ready to its death; in any possible way

lowkey,
everything were always had any other side
old woman choose to pray; because the bird remain silent
the tree finally turning over a life; because leave has go
no one is going to cry this time; because of its death

everything you could ever think?
-Think Different, 2017

0604

semuanya bak badai kadaluarsa
karena dulu aku pernah terbawa
oleh pusaran masuk sebuah kesengsaraan
jauh sebelum kebahagiaan ini ada

kemudian aku berdiri di titik jauh
menangkap kejadian pada satu kali lensa
aku menari di atas degup paling gelisah
berputar, mengecup peluh realita

dengan memeluk setiap ombak yg bermuslihat
aku dapat membuka semua ketidakmungkinan
serta mengubur bayangmu dalam bayang senja
kedatanganmu, kamuflase paling menyakitkan

-Badai Kadaluarsa, 2017

Saturday, February 11, 2017

0323

hello! so you must be someone who clicks this links in somewhere
I believe you already know me before. or not?
this is my first time I open this site for public
I hope you comfortable with that
so, you like reading?
that's good
you don't like reading?
it's ok, you can kindly leave then

rules applied:
1. everything that I writes is not always about me
2. everything that you reads is not always about you

okay. sit tight and have a pleasant read.

0125

semua yang berlanjut
dilanjutkan dengan koma
lalu yang berakhir
diakhiri dengan titik

setiap ditinggalkan
diberi perpisahan
setiap pertanyaan
dibubuhi jawaban

adalah kita yang segera berakhir
karena tak sempat memberi koma

melempar pertanyaan
pada setiap perpisahan

memutuskan saling meninggalkan
tanpa pernah memberi jawaban

-Klasik, 2017

0059

kupangkas kau serupa segitiga
kuberi kau garis membentuk layang-layang
dua-dua nya dan seterusnya selalu gagal
pernah aku menyelami setiap sudutmu yang siku-siku
namun yang tersisa hanyalah sebuah celah kemustahilan
kau menolak keras setiap perbedaan
sehingga yang masih ada adalah fikiranmu
dan semua yang selalu membentuk sekat-sekat
tak ada formula yang pernah berkembang
hanya hasil yang sama disetiap sama dengan
lalu sebuah persamaan akan datang
membuat deretan yang semakin panjang
untuk setiap persegi dan semua idealisme mu

-Kontroversi Persegi, 2017

Tuesday, February 7, 2017

0507

Pras 
a.

Bagian kecil dari Kediri
Adalah setenang-tenangnya
Tempat berkopi darat
Mengasingkan bising
Dari alun-alun percintaan

"Sini, kembali"
"Temui aku di gang Slamet"
"Tapi aku hanya punya kaki ini"
"Iya, namun apa peduli ku" 
"Kita definisi lelah, benar begitu?"

Melanjutkan hal yang lalu
Di kota kecil penuh pelapukan
Hanya demi dan sambil
Mengagumi rumah paling besar
Milik pedagang paling kaya

"Sepatu mahal, jangan hilang"
"Iya janji, masuk, jamuan sudah dimulai"
"Aku butuh bir"
"Tunggu satu minggu lagi"
"Aku tak mengerti"
"Galatin ini sedap, coba lah sesendok"
"Sekarang sudah satu minggu belum?"
"Jangan kecewa jika belum"

Ragi dan Fermentasi
Pernah terlintas dan ter-endus
Sejenak beberapa saat yang dulu
Mungkin teman Aglomerasi
Atau orang tua Transportasi

"Jadi.. lebih nikmat Legen atau Arak?"
"Kau ini pandai bertanya, sabarlah"
"Yasudah, aku tambah Trancam nya"
"Baik, nasi juga ya, masih banyak"
"Terimakasih istriku.. eh kawanku"

Tak terduga apalagi terasa
Meski seminggu berlalu cepat
Aku ingin tinggal lebih lama
Mabuk di teras rumahnya
Melantur di leher dan telungkuknya

"Aku penggemar beratmu"
"Berhenti, sudah"
"Siap grak.. ayo giliranmu minum"
"Sinting, edan kau ya"
"Tak perlu malu, aku ingin memelukmu"
"Serendah itu ya aku di matamu"
"..."
"Asal kau tau pemuda. Aku tak pernah minum juga tak pernah sudi untuk kau dekati"
"..."
"Tak pernah, sekalipun"
"Jangan dulu salah sangka"
"Aku tak memulai nya"
"Saat ini aku mabuk berat. Setidaknya aku tau yang aku katakan bahwa itu benar adanya. Aku masih terlalu waras untuk mencintaimu setulus itu. Menjelang pagi begini kau sudah menyakitiku, padahal kita mengerti diantara kita berdua hanya kau yang paling sadar. Tapi kau malah sengaja. Maaf. Maaf. Salamkan pada keluarga, masakan mereka tak ada duanya. Assalamualaikum, aku mau ke masjid, menunggu sholat shubuh. Tak usah menunggu 40 hari tak apa kan..." 
"..."

Sarastri

Aku melihat harapan
Jauh dan semakin hilang
Tenggelam diantara kabut
Disantap bayang kegelapan
Hanya hatinya yang murni
Menyinari setiap harapan
Menjemput sisa kebaikan
Yang akhirnya aku geletakkan 
Pada teras rumah di sebuah dipan

Pras
b.

Ia segera pulang
Melewati terminal waktu
Logika ini tetap menetap
Firasat masih melekat
Kiblat, sajadah sudah dilipat
Tersisa sepasang kaki
Serta setumpuk makian
Perasaan dan penyesalan
Adalah seburuk-buruknya hal
Yang menusuk akal pikirmu
Bus Rukun Jaya yg terakhir
Melintasi cakrawala kota
Pada jingga-jingga nya hawa

Hati-hati di jalan
Tidurlah di batas Kediri
3 bulan yang dibutuhkan
Untuk pulang—
Merebahkan pertanyaan
Ketika aku mapan
Dan tidak berantakan
Jalaran..
Tresno soko kulino!
Sarastri, 
calon istri, ku.

Sedetik oleh Pras&Sarastri, 2017;Pare

Monday, February 6, 2017

0413

cerita dibalik udang
mereka tak pernah menyadari,
hingga abad ke 19,
bahwa itu adalah makanan petani,
yang biasanya sering disajikan di penjara

cerita dibalik berlian
hanyalah sebuah batu,
hingga tahun 1983,
lalu bagian pemasaran berkampanye,
untuk selamanya menghubungkan hal itu dengan cinta

cerita dibalik seni
hal itu tak pernah menjadi karya agung
hingga itu dibeli dan digantung,
di sebuah dinding,
di tempat tinggal seseorang

cerita dibalik kita
adalah hingga saya kehilangan anda
tapi saya tak pernah tahu
apakah anda memang benar layak

—Cerita Dibalik Udang, 2017

ps: translated to bahasa from Mouthful of Foreveness in The Story behind Lobster by Clementine Von Radics

Sunday, February 5, 2017

0404

aku akan belajar hidup sendiri, August
dan tanpa;
telingamu yg sabar menerima setiap keluh kesahku
senyum mu bahkan hadir setelah aku berhenti bicara
matamu lekat menetap meski aku berpaling menahan tangis
tanganmu laksana pengingat batasku dalam setiap amarah

akan selalu ada masa dimana kita mengingat satu sama lain,
atau melupa karena tuntutan euphoria cita-cita yang tinggi

banyak kemenangan yg kita raih dalam memerangi rindu
terlihat pada pelepasan perasaan saat kita akhirnya bertemu

rasanya aku ingin mendengar kabar baik tentang mu di atas motor,
mencubit bahu mu karena kau nakal dan pandai berbohong

aku ingin selamanya menunggu mu menyelesaikan ibadah
lalu menyantap makanan sahur yang tidak pada waktunya

tak akan pernah lagi meyakinkanmu bahwa aku sudah makan
tak ada lagi waktu yang coba aku ulur dalam perjalanan pulang

karena apa telah terjadi, biarlah sudah
sekarang aku mengaku salah dan kalah

aku salah telah melewatkanmu, August
aku kalah dalam menyangkal perasaanku

akan ada harga yang selalu aku bayar
untuk menebus dosa dan kesalahanku

aku akan tetap menyalahkan diri sendiri
dan hal ini bisa berlaku seumur hidupku

August..
aku baik, sehat dan sudah makan
aku harap mimpi mu dapat terselesaikan

secepat mungkin waktu akan memperbaiki semuanya,
hingga saat itu mari kita sederhanakan perasaan yang ada

memang akan lama,
tapi kita akan tetap sama.

The Last August, 2017

0247

Lebih baik berjarak meski maya,
Daripada dekat tanpa dialektika
Karena jarak terjauh adalah ketika
Yang dekat tidak hadir sebagai realita

—Soetta, 25 sept

Friday, February 3, 2017

0247

.
lihat sungai itu, ranting cempaka menjatuhkan diri terhilir ke muara
pada sore-sore sekali, merpati enggan pulang, terbang rendah tanpa suara
satu ingatan tentang musim kuning, daun rentan kecoklatan, hati beku membiru
pulang.. pulang.. aku ingin pulang di dekap jantungmu yg tak henti berkobar

..
menangis aku di persimpangan waktu, tersedak alibi yg sedikit murahan
kekosongan hebat bagai memborbardir sejuta tanda tanya tanpa jawaban
kerap meninggalkan seorang wanita yg tak mampu kau miliki, karena—
meski tak pernah berkesempatan, kebahagianmu selalu aku semogakan

...
pada bulan paling april; 
terjadi jatuh hati paling kemarau
dan patah hati paling hujan.

—Pada Suatu Musim, 2017


Saturday, January 28, 2017

0303

prolog
yang terakhir,
yang aku tujukan untuk kamu,
pengecut yg membuatku jatuh
dalam —Siapa namamu? 
di 02.23
mari kita sambung
percakapan yang belum rampung
kataku;
aku hanya ingin enyah, tanpa permisi

monolog
hari ini, beberapa hari setelah aku enyah
entah, aku malah jadi mengerti,
jika sebenarnya kamu sudah mengerti
jauh sebelum aku ingin enyah
kamu mengerti kan?
apa pura-pura tak mengerti lagi?
...
perihal cinta, itu basi
aku ingin bertanya sekali 
siapa yg kamu bohongi dalam peran ini?
aku atau diri sendiri?
...
perihal hujan, kamu sengaja
padahal kamu bisa saja beranjak
tanpa meninggalkan lagu sedih
karena jujur, aku tak ingin kamu lagi
...
tapi kembalikan apa-apa
yg sempat menjadi milikku
kembalikan semuanya;
malam-malamku, sujudku
dan semua orang-orang
yang pernah kamu rebut kesempatannya
...
ini kah yang kamu sebut penyelesaian
ketika kita pernah berpapasan
dan tak saling mengenali lagi
ini kah yang kamu banggakan
rasa sungkan dan takut menyakiti
...
kamu dan aku akan terus seperti ini
tak mampu menghadapi, memilih pergi

epilog
persetan aku tak butuh akhir
pada prolog semua berakhir
apabila mengatai adalah karmaku
tak sudi aku jatuh cinta di lain waktu

— , 2017

Friday, January 27, 2017

0351

Well..
First of all I would like to say happy sweet seventeen to our precious earth, in his twenty centuries. Its been a while isnt it?
How did you manage all of this things? With every ups and downs, every phrase, and every results. You grow older earth, so did I. 

Thank you for all the journey, for makes me witnessing every beautiful places, meet me with amazing people and their experience too. Most of all thanks for brings me in this world with a good skill in English hahaha. Nope. 

How it feel turns into a twenty centuries? I do really miss our golden times in 90's. For God sake, it was great. But you know? I'm scared. This is my last year into that "teenth" year before I turn into a twenty something. So much to carry on, I guess I'm just not ready to be a grown up woman. 

I do remember the old me right now, but sometimes I wonder did the future me will remember the version of me right now when I about to write this post, in the middle of the night try to figure out how to sleep normally again? 

Who knows? 
Scrolling this site of mine has reminding me about everything that I want to earn in the next couple years. But here I am.. dissapointing the old version of me.

I'm sorry I couldnt make it to be an architect, or though I want to be an author secretly.. look at me, try to make this site alive with 9 non-active followers. I'm sorry. Rather than how to build a dreaming house, all I know was what's the mean of marginal return to scale and how to calculate the welfare of our country. I never ask to be an economist, but thats okay.. at least I do know some cool people at college who teach me how to do make up and draw a good eyebrow. What? Still nope.

Its 03.06 right know, it sucks really. Its getting worse. My sleeping routine. Why did I always sleep twice in a day and awake in the night. 

So tomorrow will be a productive day of my one and half a month holiday. I held the meeting with some friends, because the upcoming event is on march. So yeah.

God is testing me with this recently news about 3 students that passed away while held this similarly event of mine. May they rest in peace. I hope it doesnt affect anything so my event can doing so well. 

The best of 2016? I think it would be cuddling. Whoops. Friends, lovers, or nothing. Ah john mayer, you create such a good music. I dont know.

Do you ever scared about the idea of getting marriage? Because I do. You know.. I dont want to spend my whole life with the wrong person. Though its not a teenager relationship we cant just break up, move on, and stuff. Its so different in whole new level. What if someday I woke up in bed and feels that he's not the one and I'm not happy with this life. 

I hate commitment. I do have trust issues. I'm loner and I'm a hopeless romantic. 

Can I just be alone, proud about myself, not worrying about some guys that throwing shit at me, catching my own feelings, and pretend that its okay? Because its not okay at all. 

I believe I do married in 26 or maybe 27. Cause I'm too busy earn some money and enjoying my life. Buying some luxury stuff and doing an assets investment.
Oh God why do we girls need to find a right man in our life

Why do our parents keep teaching us to find a succesfull man with not so handsome face, to avoid the cheating problems in our marriage life. Why do our parents keep telling us to have 2 children because it is enough. But not enough if you hasn't got a baby boy. Sexism. Patrialtism. Everywhere. 

Fuck off. Screw them all. I promise to myself, years from now I will graduate with an average IPK. Still enough to get a job on a prestise firm. I will do my double degree, on any major, in any country. Whatever. I dont want to makes any detail plans or resolutions, and for what may I ask? All my plans were fail, but there's always some better ways ahead. I will find a good man who will love me forever, so he always drive me to fast food restaurant after works just to get me a Big Mac and hoping I will stay healthy. He will stole my parents heart and hanging out with my younger brother. I swear to God I will find him somewhere out of the box. 

This is it. I hope this post is not ending up somewhere, or in the draft of this site because it gets older and impossible. 

I can do this. Have faith in myself, let go of everything, and let God take the control.

May God sending the good things for all the people who've been good to me.
May God protect me from all the bad people with their bad purposes too.

Okay citta.. here goes nothing.

Thursday, January 26, 2017

0242

apabila beban itu terasa berat
maka letakkan sejenak
aku percaya kau tak sengaja
atau malah sebenarnya sengaja
bukan urusanku juga apabila bertanya
bagaimana, dimana, seperti apa rasanya
tapi kamu sungguh menyesal
membuatku merasa iba
membuatku ingin selalu ada
kamu boleh memendam dosa
akan aku bantu dengan doa-doa
meski tak dapat diulangi
setidaknya dapat diobati
karena yang sempat membawa kebaikan
tak pantas direndahkan lalu diabaikan

—Seseorang paling tabah, 2017

0208

Aku tidak benar-benar pagi
Karena pada malam-malam yang sama
Aku akan sibuk terjaga dan menjaga
Mengkhawatirkan sebuah kedatangan 
Membenamkan firasat dan sebagainya
Barangkali kemungkinan itu ada
Akan kutampung air mata paling dalam
Sambil pura-pura saling mengacuhkan

—Terjaga dan Menjaga, 2017


Monday, January 23, 2017

0259

Datang, Pergi
Di sebuah imaji desa
Untuk kehadiranmu, pembangkit masa kanak-kanak
Mengayunkan perasaan kepada sepasang lengan
Keluar memanjat sebuah dahan demi menantang hujan
Terjatuh pada matahari terbenam terluka di sedetik pejam

Datang, Pulang
Di sebuah imaji desa
Untuk aku yang sudah dewasa
Kepada kau yang sudah binasa

-Merantau Kota Waktu, 2017

Friday, January 20, 2017

0327

beberapa tahun lagi saat malam nanti
aku ingin memelukmu dari belakang
tak lama, 2 menit 17 detik saja
karena kamu akan sibuk, air mu matang
aku akan liat teve dan tak menganggu
paling-paling kamu akan bertanya 
mie goreng atau mie kuah sayang?
aku tersenyum tak bosan menjawabnya
berulang kali meski tak pernah kau hafal
kuah rasa kari, jgn lupa telurnya diaduk
kita akan makan tidak di meja makan
tapi duduk bersila dan bersandar di sofa
kau dengan celana pendekmu
aku dengan gelungan di rambutku
tak sabar menghabiskan malam
menonton dvd bajakan hingga terlelap
membuatkanmu teh,
lalu mencium tanganmu sebelum kerja
akan kusiram anggrek yg digantung
memotong rumput yg mulai panjang
berdandan, memakai kalung dan lipstick
pergi arisan, bergosip bersama teman
lalu sore hari kau akan menjemputku
memasuki rumah yg telah kita bangun
mencium mu dibalik pintu 
melempar handuk ke arahmu
biar aku yg memasak, mau ayam kecap?
ah lupa! pagi ini aku tidak masak nasi
kita putar lagu saja berdansa 
kira-kira nanti album the script
masih enak didengar tidak ya?
aku akan memelukmu sambil menunggu
tukang sate, nasi goreng, tahu tek..
terserah lah apa saja! 
yang penting lewat depan rumah
karena sayang..
mencinta mu juga membutuhkan tenaga
kamu harus sabar..
karena aku akan lapar setiap hari! 

—Beberapa Tahun Lagi, 2017

0250

Shelika,
rupanya kamu betah diri
hidup seperti ini
melepas rantai tawanan
tapi berdoa
mereka tak akan kabur
adalah perkataanmu
yg paling pantas dirantai
lepaskan mereka
karena dosa mu membuat jera
kemudian menderita
segera tutup omong kosongmu
lari peluk kekasihmu
temukan hati paling kuat
yg tak mangkat
meski dipasung kata-kata

-Kata-Kata Shelika, 2017

Tuesday, January 17, 2017

0405

aku ingat seberapa kuat
kau mencoba untuk putih
namun nyatanya
aku hanya hitam
yg kau teguk sekali
ketika sepi
atau ingin lupa
mabuk menjauh
lalu tak sadarkan diri

-vīgintī novēm ,2017

Saturday, January 14, 2017

0313

apabila
jam itu
berputar
kearah
berlawanan
bisakah
kau
jatuh cinta
tidak
dalam angan
kini
aku janjikan
waktu
kembali
agar aku
kau cintai
sekali
lagi


Monday, January 2, 2017

0353

I
God,
you've been nice to me
when you sent me a present
a giant box with shiny burgundy ribbon
a day after i thought i was lost it
he shows up, after an eternity hiding
i guess im okay with that

II
God,
you've been mean to me
when he said he once was a sober,
wont quit smoking untill get cough
a day after i beg him not to leave me
he opens up to me after a long silences
i guess im okay with that

III
God,
i've patiently waiting, i swear
when you believe he will pass it all
a dark times with rejection
a day before our eyes fall into each other
i think he was the answer
are you gonna okay with that? 

Leftover, Hangover and Question, 2016

ps: this poem was published during a Fajr times. oh God. what a coincidence.