dibalik kabut dan segala yg sementara
kujumpai raga yg pernah aku cinta
dibalik dermaga kedatangan masa silam
aku ingin mengucap dan mengecup
tapi aku hanya seorang bisu dan lumpuh
tanganku keram, sedang kapalmu karam
apa yg terombang-ambing?
dan dari sentuhan atau perasaan?
jangkar menenggelamkan dirinya sendiri
mematung di kedalaman yg paling biru
tiba-tiba aku mampu berlari, kuat sekali
tapi hanya ada hamparan dek kayu tua
kemudi yg kosong dan layar yg bolong
Hahahahaha
nyatanya aku sedang merebut kapalmu
dan aku akan selalu melewatkanmu
—Bunga Tidur, 2017
No comments:
Post a Comment