Monday, September 18, 2017

0216

begini... nyatanya sorot matamu telah membolak balik hidupku
kelancanganku di setiap pertemuan membuat mulutmu selalu terkatup

katamu aku manusia paling menyedihkan di muka bumi ini
padahal bumi ini tak lain adalah lambang dari kesedihan-kesedihan itu

masih kah kau memperjuangkan hak-hak yang setiap orang lain berhak
menanggung kewajiban yang hanya ingkar lalu menjadi beban-beban

sekali lagi, aku ingin mendengarmu berbicara. mengenai perempuan-perempuan desa yg tak kau tau namanya
tidak berdua, seperti biasanya. tetapi di hadapan awam yg pandai berbahasa

hanya ini caraku menggapai dirimu yang selalu mencetus berbagai gerakan
berjanjilah kepadaku untuk tetap bersuara, meski dilawan ketidakbenaran

Audiensi, 2017

Saturday, September 2, 2017

0737

melupakan kamu membutuhkan waktu, melupakan kenyataan membutuhkan aku
...
hanya lah kemungkinan yang selama ini memperpanjang batas-batasnya yang telah usai

menjadikan mu satu dengan kenyataan ternyata lebih dari cukup memenjarakanku dalam sebuah dilema

hingga kau ceritakan kembali padaku kisah-kisah tentang sepasang yang pergi meninggalkan kalimat tanya

"sudahkah kau melepaskan aku hari ini"

harapan paling lancang ketika kupikir semuanya salah, semoga berakhir tidak bahagia

bahkan untuk menerima yang sebaliknya, dibutuhkan aku untuk melawan aku

namun waktu akan tetap hidup. sadar ada yang harus ditinggalkan demi suatu keberlangsungan

aku izin meninggalkan diri, semoga kenyataan dapat menempati tempatnya dengan bijaksana

kelak, jika aku sudah tidak ada. ingatlah aku sebagai sesuatu yang kalah dan se ikhlas-ikhlas nya dalam urusan melupakan

Aku dan Kemungkinan lain nya, 2017