melupakan kamu membutuhkan waktu, melupakan kenyataan membutuhkan aku
...
hanya lah kemungkinan yang selama ini memperpanjang batas-batasnya yang telah usai
menjadikan mu satu dengan kenyataan ternyata lebih dari cukup memenjarakanku dalam sebuah dilema
hingga kau ceritakan kembali padaku kisah-kisah tentang sepasang yang pergi meninggalkan kalimat tanya
"sudahkah kau melepaskan aku hari ini"
harapan paling lancang ketika kupikir semuanya salah, semoga berakhir tidak bahagia
bahkan untuk menerima yang sebaliknya, dibutuhkan aku untuk melawan aku
namun waktu akan tetap hidup. sadar ada yang harus ditinggalkan demi suatu keberlangsungan
aku izin meninggalkan diri, semoga kenyataan dapat menempati tempatnya dengan bijaksana
kelak, jika aku sudah tidak ada. ingatlah aku sebagai sesuatu yang kalah dan se ikhlas-ikhlas nya dalam urusan melupakan
—Aku dan Kemungkinan lain nya, 2017
No comments:
Post a Comment