Monday, March 6, 2017

0115

malam ini aku merenungi
sabda seorang ayah yg luar biasa
katanya, aku harus mendengar adzan
yang dilantunkan pada shubuh tadi
atau mengucap amin di deret makmum

ini. mengapa
setiap aku bangun di petangku
aku tak pernah siap dan yakin
atau nama mu yg tak mampir
di balik kedua telapak tanganku

ternyata ayah tak mengizinkan,
setidaknya.
bertambah satu lagi alasan
untuk sekedar menguatkanku
atau, lalu diam-diam melepasmu

pertanyaan ini terus aku ulang,
bagaimana bisa aku yakin
terhadap seseorang—
yg tak memiliki keyakinan?
bagaimana bisa?

Nasihat Ayah, 2017

No comments:

Post a Comment