Sunday, June 18, 2017

0929

di masa kini aku melihat diriku terkubur reruntuhan masa lalu di kepala seseorang yang selalu ingin marah

betapa banyak amarah yang berkobar untuk menyulut kobaran lain yang jauh lebih besar

bersemayam di segala yang aku sebut sebagai antara, perantara yang singgah dan pernah singgah

pertanyaan yang kian nyata seperti memelihara anak kecil di sudut jiwa yang aku anggap paling dewasa

adakah ketersediaan ku untuk kembali padanya kesekian kali lalu melepaskan mata mu yang mampu menyanyat nurani 

Interpolasi, 2017

No comments:

Post a Comment