—Tawanan Diri Sendiri, 2017
Thursday, May 25, 2017
0328
jiwa kanak-kanak beserta masanya akan selalu tumbuh dalam ruang yang kau anggap paling dewasa, begitu juga beberapa pemikiranmu yang katamu sudah sangat matang, malah lupa belum kau rajang dan kau rebus. apakabar doa-doa yang katanya selalu kau panjatkan ketika kau bersyukur dan di detik bersamaan kau juga mengeluh tentang bagaimana kehidupan tidak memberimu sedikit keadilan. atau keegoisan serta keras kepala yang hanya kedok ketika kau memilih untuk mengubah panutan serta prinsip mu sendiri setiap harinya. kebahagiaanmu tidak memiliki ukuran, baik, sudah bagus, tapi semua masih diukur dengan satu sudut pandang. istirahat sejenak setelah memenangkan sesuatu, artinya tau diri. tetap berambisi setelah memenangkan sesuatu, artinya tidak tau diri. genggamanmu kuat, mengenggam sesuatu yang sudah pasti tidak ada. keputusasaan yang putus asa dianggap sebagai ketidakberhasilan, serta keberhasilan yang tidak pernah berhasil menggapai dirinya sendiri. mereka lelah, ingin diistirahatkan, di dalam jiwa yang mengaku sebagai tempat paling sepi di dunia ini, padahal ia sedang sibuk-sibuknya berkelana mencari jati diri
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment