yang jauh dari cinta
dimulai dengan luka
sedang apa semua ini
puisi tanpa makna
siang hari tanpa kekasih
ada sosok yang berbelas kasih
dengan tatapan merana
di penghujung matahari
kilatan matanya
berbinar perih
seperti bintang di barat daya
hinggaplah langit gelap
di sisi hati yang paling pekat
berserakan kenangan
di antara 2 angan
dahsyatnya rindu
membangunkan petir
menyambar sepi dan pilu
meninggalkan luka yang getir
langit menangis hebat
rupanya tak mampu ditambat
karena terlambat
takut luka akan menyayat
usai sudah hari ini
ditutup dengan titik
tanpa kehadiranmu disini
memandangi hujan menyisakan rintik
—Sekali lagi hari tanpamu, 2016
No comments:
Post a Comment