Tuesday, November 10, 2015

2217

kalut dalam perihnya rindu
tentang sekelebat sosok kamu
bahasa asing yang berguru
ketika kamu datang bersama kuyup
duduk lalu bersandarlah aku

mati dingin yang menghangatkan
berbicara bak kelaparan
waktu yang tak mengijinkan
sesuatu yang memisahkan
tapi tetap tangan tak terlepaskan


sekejap saja waktu mencuri memori
ketika datang rintik yang sama
namun kamu yang tak lagi sama


—hujan bulan november, 2015




No comments:

Post a Comment