Wednesday, November 18, 2015

2352

pagi yg pudar
diselingi keluh semesta yg mengamuk
kering, panas
namun semua orang was was
bak hujan

tidakkah kamu ingat?
tentang pagi
yg meluluhlantahkan sebuah lapangan
hingga kalimat jail itu
tak pernah terlihat?

tidak, bukan?

tidakkah kamu ingat? 
seseorang?
bergerak riwa riwi, tak jelas
memandangmu
tak pernah kenal kelilipan

tidak bukan?

saya hanya tersenyum

ketika saya duduk
disebuah gundukan kayu
disapalah saya
yg segera kujemput hangat

saya tak pernah lupa
apa artinya

saya tak pernah lupa


—Debu, 2015

No comments:

Post a Comment